Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D3 Kebidanan
Beban Studi = 110 - 116 sks
Masa Studi = 6 semester
Lulusan D2, D1, pindahan melanjutkan ke D3 Kebidanan
Beban Studi = dihitung dari sisa sks
Masa Studi = dihitung sisa sks
Kurikulum / Mata Kuliah
:
Lihat di bawah ini
Prospektus
:
Lihat di bawah ini
(Tujuan, Kompetensi, Prospek Kerja / Karir Lulusan)
Gelar/sebutan tersebut di atas adalah gelar yang sering digunakan (belum tentu digunakan PTS terkait).
Mengenai gelar (untuk S1, S2, S3) atau sebutan (untuk diploma) yang digunakan oleh perguruan tinggi di Indonesia saat ini sudah tidak baku (tidak standard) lagi, walaupun pemerintah telah membuat peraturannya, namun sebagian besar perguruan tinggi hanya mematuhi sebagian dari peraturan tersebut. Hal ini tidak dapat disalahkan, karena perkembangan rumpun ilmu yang sangat pesat dan memunculkan cabang-cabang ilmu baru yang merupakan integrasi dari beberapa rumpun ilmu, sehingga menyulitkan perguruan tinggi untuk mengelompokkan cabang tersebut terhadap rumpun ilmu yang dibuat pemerintah.
Demikian pula dengan cara membuat singkatan gelar/sebutan tersebut, masyarakat cenderung membuat singkatan sendiri yang justru lebih populer dibandingkan aturan EYD Bahasa Indonesia.
Di bawah ini diberikan kurikulum/mata kuliah dan prospektus (kompetensi alumnus, prospek kerja/karir lulusan, dsb). Untuk mata kuliah program studi Kebidanan (D-3) yang disampaikan disini adalah irisan (dan sebagian gabungan) dari kurikulum beberapa perguruan tinggi, sehingga dimungkinkan beberapa mata kuliah pilihan tidak ada di perguruan terkait, atau nama mata kuliahnya sedikit berbeda.
Prospektus D3 Kebidanan
Bidan adalah tenaga medis terdidik yang mempunyai peran sangat penting dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat, khususnya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Peran bidan sebagai penasehat, konsultan sekaligus praktisi dalam penanganan ibu hamil sampai persalinan menjadikannya sebagai salah satu ujung tombak pemerintah dalam menekan angka kematian ibu melahirkan dan atau bayi yang baru dilahirkan.
Indonesia Akan Mengalami Surplus Bidan pada 2015 Sumber informasi : http://mediabidan.com/indonesia-akan-mengalami-surplus-bidan-pada-2015/ Kampus-kampus yang memiliki jurusan kebidanan terus menjamur, sehingga jumlah bidan yang dihasilkan juga makin bertambah. Diperkirakan pada tahun 2015 Indonesia akan mengalami surplus bidan dan sebagian harus dikirim ke luar negeri.
Perkiraan ini disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr Harni Koesno, MKM sebagaimana dilansir Detikcom. Menurut Dr Harni, kebutuhan bidan yang ideal adalah 1 bidan untuk 1.000 warga. Dengan perkiraan populasi Indonesia pada tahun 2015 adalah 240-250 juta jiwa, maka kebutuhan pada saat itu adalah 240-250 ribu orang tenaga bidan untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia.
Padahal menurut catatan PP IBI, saat ini sudah ada 200 ribu lebih lulusan kebidanan dan sudah 125.382 yang terdaftar sebagai anggota PP IBI. Padahal dengan sekitar 726 akademi kebidanan, 3 universitas dengan jurusan S-1 kebidanan dan 2 instansi untuk S-2 maka setiap tahun ada 29 ribu bidan baru. "Dengan perbandingan tersebut, diperkirakan pada tahun 2015 akan terjadi surplus bidan," kata Dr Herni.
Untuk memberdayakan bidan-bidan yang jumlahnya berlimpah itu, Dr Harni telah bekerjasama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI)untuk mengirim sebagian bidan ke luar negeri. Salah satu negara yang menjadi tujuan pengiriman adalah Timor Leste.
"Kemarin kita sudah mengirim 6 bidan ke luar negeri yakni Timor Leste, dan nanti akan menyusul 10 bidan lain ke sana. Pengiriman ke negara lain yaitu Kanada, Australia, Amerika Serikat dan Dubai juga ada tapi mungkin masih nanti," kata Dr Harni.
Berdesarkan informasi ini, maka pada kurikulum program studi kebidanan seyogyanya memuat mata kuliah bahasa dan sastra asing (Bahasa dan Sastra Inggris, China, Arab, dsb) semaksimal mungkin. Agar lulusannya siap dikirim ke luar negeri, karena lulusan kebidanan nantinya (mulai 2015) akan sulit memasuki pasar kerja di Indoneia.
Tujuan Pendidikan Program Studi D3 Kebidanan
Menyiapkan tenaga bidan profesional pemula (Ahli Madya Kebidanan, AMKeb) yang bermutu dan berdaya saing tinggi, terampil dalam profesi kebidanan yang mampu mengabdi pada masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak.
Kompetensi Lulusan D3 Kebidanan
Lulusan Program Studi D3 Kebidanan dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan sebagai ahli madya bidan yang memenuhi standard kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi umum seperti berikut ini.
Standard Kompetensi Utama Lulusan D3 Kebidanan
Bidan mempunyai persyaratan pengetahuan dan keterampilan dalam ilmu-ilmu sosial, kesehatan masyarakat, dan etika yang membentuk dasar dari asuhan yang bermutu tinggi sesuai dengan budaya, untuk wanita, bayi baru lahir, dan keluarganya.
Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya, dan memberikan pelayanan yang menyeluruh di masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kehidupan keluarga yang sehat, perencanaan kehamilan, dan kesiapan untuk menjadi orang tua.
Bidan memberikan asuhan antenatal yang bermutu tinggi untuk mengoptimalkan kesehatan ibu selama kehamilan yang meliputi deteksi dini, pengobatan, dan rujukan.
Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, tanggap tehadap budaya setempat selama persalinan, memimpin suatu persalinan yang bersih dan aman, menangani situasi kegawatdaruratan tertentu untuk mengoptimalkan kesehatan wanita dan bayi baru lahir.
Bidan dapat memberikan asuhan pada ibu nifas dan menyusui yang bermutu tinggi serta tanggap terhadap budaya setempat.
Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komprehensif pada bayi baru lahir (BBL) sehat sampai usia 1 bulan.
Bidan memberikan asuhan yang brmutu tinggi dan komprehensif pada bayi dan balita sehat.
Bidan memberikan asuhan yang brmutu tinggi dan komprehensif pada keluarga dan kelompok.
Bidan mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita/ibu dengan ganguan sistem reproduksi
Kompetensi Pendukung Lulusan D3 Kebidanan
Bidan dapat memberikan asuhan konseling selama kehamilan.
Bidan dapat memberikan asuhan selama persalinan dan kelahiran.
Bidan dapat memberikan asuhan pada ibu nifas dan menyusui.
Bidan dapat memberikan asuhan pada bayi baru lahir dan pada balita.
Bidan dapat memberikan asuhan pada wanita atau ibu gangguan reproduksi.
Bidan dapat memberikan asuhan kebidanan berdasarkan prinsip evidence-based.
Bidan dapat menguasai beberapa softskills yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya sebagai Bidan di Desa (kemampuan public relationship, pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat)
Bidan memiliki pengetahuan umum, keterampilan dan perilaku yang berhubungan dengan ilmu-ilmu sosial, kesehatan masyarakat dan kesehatan profesional serta prakonsepsi, Keuarga Berencana (KB) dan Ginekologi.
Bidan mampu menjadi agen perubahan sosial sebagai Bidan Komunitas dalam melaksanakan program Desa Siaga
Bidan dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, baik secara pasif maupun aktif dalam konteks pelayanan kebidanan
Bidan mampu menguasai teknologi informasi dan komunikasi dan memanfaatkannya dalam praktik kebidanan
Bidan mampu menunjukkan kemandirian dalam mengembangkan karirnya melalui spirit kewirausahaan
Bidan mampu mengembangkan sikap dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan pasien, berperilaku sesuai Kode Etik Bidan Indonesia, bertanggung jawab, serta siap bertanggung gugat.
Profesi dan Karir Lulusan D3 Kebidanan
Ahli Madya Kebidanan dapat bekerja dan berkarir sebagai tenaga ahli madya kebidanan, peneliti pelayanan kebidanan, pendidik atau penyuluh pelayanan kebidanan, atau tenaga pengelola pelayanan kebidanan di Instansi Pemerintah atau Swasta (Rumah Sakit Umum, Puskesmas, Rumah Bersalin, Poliklinik, Rumah Sakit Ibu dan Anak, dsb), Institusi Pendidikan Negeri atau swasta (Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, Sekolah-sekolah, Lembaga Pelatihan/Kursus), Lembaga-lembaga Penelitian, laboratorium mandiri, dsb.
Mata Kuliah D3 Kebidanan
* = Mata Kuliah Pilihan Khusus / Pilihan Umum T = Teori P = Praktek / Laboratorium K = Klinik / Lapangan
Mata Kuliah
SKS
T
P
K
Anatomi
2
1
1
-
Aplikasi Teknologi Informasi Kebidanan *
2
1
1
-
Asuhan Kebidanan I (kehamilan)
4
2
1
1
Asuhan Kebidanan II (Persalinan)
4
1
2
1
Asuhan Kebidanan III (Nifas)
3
1
1
1
Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan)
4
2
2
-
Asuhan Kebidanan V (Komunitas)
4
1
2
1
Asuhan Neonatus, Bayi & Balita
4
2
1
1
Bahasa Indonesia dan Penulisan Ilmiah
2
1
1
-
Bahasa Inggris I
2
1
1
-
Bahasa Inggris II *
2
1
1
-
Bahasa Inggris III *
2
1
1
-
Bahasa Inggris IV *
2
1
1
-
Biokimia
2
1
1
-
Biologi Reproduksi
3
3
-
-
Biostatistik
2
1
1
-
Dokumentasi Kebidanan
2
1
1
-
Epidemiologi
2
1
1
-
Etika Profesi dan Hukum Kesehatan
2
1
1
-
Farmakologi Kebidanan
2
1
1
-
Fisika Kesehatan
2
2
-
-
Fisiologi
2
1
1
-
Ginekologi
2
2
-
-
Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi
2
1
1
-
Ilmu Kesehatan Anak
2
2
-
-
Mata Kuliah
SKS
T
P
K
Ilmu Kesehatan Masyarakat
2
1
1
-
Ilmu Penyakit *
2
2
-
-
Ilmu Sosial dan Budaya Dasar
2
2
-
-
Kegawatdaruratan Kebidanan *
2
1
1
-
Kesehatan Reproduksi
3
1
1
1
Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan (KDPK)
5
2
2
1
Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan
2
2
-
-
Konsep Kebidanan
4
2
2
-
KTI (Karya Tulis Ilmiah)
3
-
-
3
Metodologi Penelitian
2
1
1
-
Mikrobiologi
2
1
1
-
Mutu Pelayanan Kebidanan
2
1
1
-
Obstetri
2
2
-
-
Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kebidanan
2
1
1
-
Pelayanan KB
3
1
1
1
Pendidikan Agama
2
2
-
-
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2
2
-
-
Praktek Klinik Kebidanan (PKK) I
4
-
-
4
Praktek Klinik Kebidanan (PKK) II
5
-
-
5
Praktek Klinik Kebidanan (PKK) III
6
-
-
6
Praktek Komunitas *
2
-
-
2
Promosi Kesehatan
2
1
1
-
Psikologi Kebidanan
2
2
-
-
Tags / tagged: kebidanan, jurusan, kurikulum, perkuliahan, sore, malam, hybrid, nomor, fakultas, d3 kebidanan, fakultas jurusan, studi, kebidanan d 3, disampaikan irisan, negeri, salah satu negara, menjadi tujuan, pengiriman, kegawatdaruratan tertentu mengoptimalkan, kesehatan, d3, ahli madya kebidanan, bekerja berkarir, 2, 2 promosi kesehatan, 2 1, psikologi