Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 Teknik Lingkungan
Beban Studi = 144 - 152 sks
Masa Studi = 8 semester
Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 Teknik Lingkungan
Beban Studi = 40 - 46 sks (bila tidak sebidang ilmu ditambah 2 - 21 sks, tergantung program studinya)
Masa Studi = 3 semester
Lulusan D2, S1, D1, pindahan melanjutkan ke S1 Teknik Lingkungan
Beban Studi = dihitung dari sisa sks
Masa Studi = Dihitung sisa sks
Kurikulum / Mata Kuliah
:
Lihat di bawah ini
Prospektus
:
Lihat di bawah ini
(Tujuan, Kompetensi, Prospek Kerja / Karir Lulusan)
Gelar/sebutan tersebut di atas adalah gelar yang sering digunakan (belum tentu digunakan PTS terkait).
Mengenai gelar (untuk S1, S2, S3) atau sebutan (untuk diploma) yang digunakan oleh perguruan tinggi di Indonesia saat ini sudah tidak baku (tidak standard) lagi, walaupun pemerintah telah membuat peraturannya, namun sebagian besar perguruan tinggi hanya mematuhi sebagian dari peraturan tersebut. Hal ini tidak dapat disalahkan, karena perkembangan rumpun ilmu yang sangat pesat dan memunculkan cabang-cabang ilmu baru yang merupakan integrasi dari beberapa rumpun ilmu, sehingga menyulitkan perguruan tinggi untuk mengelompokkan cabang tersebut terhadap rumpun ilmu yang dibuat pemerintah.
Demikian pula dengan cara membuat singkatan gelar/sebutan tersebut, masyarakat cenderung membuat singkatan sendiri yang justru lebih populer dibandingkan aturan EYD Bahasa Indonesia.
Di bawah ini diberikan kurikulum/mata kuliah dan prospektus (kompetensi alumnus, prospek kerja/karir lulusan, dsb). Untuk mata kuliah program studi Teknik Lingkungan (S-1) yang disampaikan disini adalah irisan (dan sebagian gabungan) dari kurikulum beberapa perguruan tinggi, sehingga dimungkinkan beberapa mata kuliah pilihan tidak ada di perguruan terkait, atau nama mata kuliahnya sedikit berbeda.
Prospektus S1 Teknik Lingkungan
Perkembangan ilmu Pengetahuan yang sangat cepat oleh manusia ternyata diiringi dengan semakin kompleksnya masalah lingkungan. Kondisi lingkungan manusia pada hari ini tidak bisa dipungkiri semakin memprihatinkan dan semakin mengancam eksistensi manusia. Kebutuhan air yang semakin meningkat justru diiringi dengan pencemaran air dan sebagainya. Secara sederhana, jurusan teknik lingkungan adalah jurusan di perguruan tinggi yang mempelajari tentang cara penyelesaian permasalahan lingkungan dengan pendekatan teknologi. Cakupan ilmu di jurusan teknik lingkungan termasuk dan tidak terbatas pada penyediaan air minum, sistem pembuangan dan per daurulangan buangan cair,padat,dan gas tetapi juga mencakup drainase perkotaan dan desa serta sanitasi lingkungan, pengendalian pencemar dan pengelolaan kualitas air,tanah, dan udara serta pengendalian dan pengelolaan dampak lingkungan.
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Lingkungan
Jurusan Teknik Lingkungan bisa dikatakan adalah jurusan yang menggabungkan banyak bidang ilmu untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang di hadapi. Beberapa bidang ilmu tersebut terdiri dari dan tidak terbatas.
Lulusan Teknik Lingkungan juga memiliki keterampilan dan kemampuan mengelola/menangani bidang Lingkungan yang mempunyai kompetensi seperti berikut ini. 1. Ahli bidang Rekayasa Teknologi Lingkungan meliputi :
Rancang bangun bangunan pengolahan air minum dan air limbah industri maupun domestik
Rancang bangun sistem drainase permukiman
Rancang bangun instalasi pengendalian pencemar udara
Rancang bangun instalasi pengolah limbah padat domestik dan industri
2. Ahli bidang Pengelolaan lingkungan :
Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
Sistem manajemen lingkungan (SML)
Audit lingkungan
Pengelolaan baku mutu lingkungan
Produksi bersih (cleaner production)
K-3/HSE (health and safety environment)
Pengelolaan limbah cair dan padat serta B3
Pengelolaan kualitas udara
Kompetensi Pendukung S1 Teknik Lingkungan
Kompetensi pendukung yang harus dimiliki lulusan Program Studi Teknik Lingkungan adalah kemampuan untuk menerapkan matematika, ilmu pengetahuan dasar, dan prinsip rekayasa. Kemampuan tersebut diperlukan untuk mendukung tercapainya kompetensi utama. Mata kuliah yang termasuk dalam kelompok kompetensi pendukung. Selain kompetensi utama dan kompetensi pendukung, lulusan diharapkan mempunyai kompetensi lainnya yang merupakan soft skills, yaitu: 1. Kemampuan untuk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal 2. Kemampuan berbahasa asing baik lisan maupun tulisan 3. Kemampuan berkomunikasi secara efektif 4. Kemampuan bekerjasama dalam tim 5. Kemampuan kepemimpinan 6. Sikap technopreneur 7. Komitmen terhadap etika dan tanggung jawab profesi 8. Kepribadian dengan integritas yang tinggi, menjunjung tinggi tata nilai dan moral dalam membina kehidupan yang beradab dan bermartabat, serta berwawasan lingkungan
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Lingkungan
Perhatian Pemerintahan pada masalah lingkungan yang sedikit meningkat akan menjadi peluang dan prospek kerja bagi Lulusan-Lulusan jurusan Teknik Lingkungan. Masyarakat juga semakin menyadari pentingnya lingkungan yang sehat, hal ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa dan sarjana Lingkungan untuk mengambil perannya. Peran apa saja yang dapat di ambil oleh mahasiswa dan lulusan Teknik Lingkungan berikut gambaran Ringkasny:
Pemerintahan
Di lingkungan pemerintahan, lulusan jurusan teknik lingkungan memiliki peluang untuk bekerja di Kementrian Lingkungan hidup dan kehutanan, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah(Bapedalda), Kementrian ESDM, Kementrian Perindustrian, Kementrian Pekerjaan Umum dan lain sebagainya.
Badan Usaha Milik Negara dan Sektor Swasta
Perhatian pemerintah pada bidang relatif cukup mempengaruhi perhatian BUMN dan sektor swasta terhadap lingkungan. Banyak sekali perusahaan-perusahaan industri besar yang membutuhkan tenaga dari jurusan teknik lingkungan, terutama yang bergerak dibidang petrokimia, pertambangan, minyak & gas, tekstil, otomotif, makanan & obat, memlilki bagian HSE. Beberapa contoh perusahaan dari kelompok ini misalnya Aneka Tambang, Pertamina, Krakatau Steel, Unilever, Total, Biofarma.
Tenaga Pendidik
Indonesia sampai saat ini masih kekurangan tenaga pendidik, termasuk dosen dijurusan teknik lingkungan. Hanya saja peluang ini masih terbatas karena jurusan teknik lingkungan memang belum terlalu banyak di adakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tapi selalu ada jalan kalau mau berusaha.Selain bekerja untuk pemerintah, BUMN atau swasata aLulusan jurusan teknik lingkungan juga dapat bekerja mandiri, misalnya menjadi konsultan lingkungan (AMDAL), perencana konstruksi TPA dan TPS, atau bisa juga menjadi green-enterpreneur.
Mata Kuliah S1 Teknik Lingkungan
* = Mata Kuliah Pilihan Khusus / Pilihan Umum
Mata Kuliah
SKS
MPKT B
6
Bahasa Inggris
3
Kalkulus 1
3
Fisika Mekanika dan Panas
3
Praktikum Fisika Mekanika dan Panas
1
Pengantar Sistem Rekayasa Teknik Lingkungan
3
MPKT A
6
Olah raga / Seni
1
Agama
2
Kalkulus 2
3
Aljabar Linier
4
Fisika Listrik, MGO
3
Praktikum Fisika Listrik, MGO
1
Kimia Dasar
2
Statistik dan Probabilistik
2
Kalkulus lanjut
3
Gambar Konstruksi
2
Ilmu Ukur Tanah
3
Mata Kuliah
SKS
Teori Properti Material
2
Mekanika Struktur
3
Mekanika Fluida
3
Konstruksi Bangunan
3
Mekanika Tanah Dasar
3
Mekanika Benda Padat
3
Hidrolika Teknik Lingkungan
3
Kimia Lingkungan
3
Permasalahan Lingkungan Dalam Isu Global
2
Mikrobiologi Lingkungan
2
Thermodinamika
2
Tata Kota dan Sanitasi
3
Perencanaan Struktur Bangunan Teknik Lingkungan
3
Perancangan Jaringan Bidang Teknik Lingkungan
3
Perancangan Pengelolaan Limbah Padat Terpadu
3
Unit Operasi dan Proses
4
Laboratorium Lingkungan
3
Tags / tagged: kekhususan, s1, teknik, lingkungan, perkuliahan, sore, malam, hybrid, fakultas, jurusan, kekhususan s1, teknik lingkungan, fakultas jurusan, sebutan, atas gelar sering, pencemaran air, sebagainya, secara sederhana, kompetensi, pendukung s1, lingkungan kompetensi, pengendalian, dampak lingkungan, daerah, bapedalda, kalkulus lanjut, 3 gambar, konstruksi, 2 ilmu ukur, tanah 3